Jenis dan Pengelompokan Herbal di Indonesia

20260818_113232fd4ceb1f-3c92-439f-a098-ad55acedabb9.jpg
  • 18-Ags-2026
  • admin

Penggunaan obat herbal telah menjadi bagian mendasar dari tradisi kesehatan masyarakat Indonesia selama berabad-abad. Berasal dari bahan alam seperti akar, daun, batang, hingga buah, jamu dan suplemen herbal kini terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup kembali ke alam (back to nature).

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengelompokkan obat bahan alam menjadi tiga tingkatan utama:

  • Jamu: Ramuan tradisional yang keamanannya terbukti secara turun-temurun berdasarkan pengalaman empiris.

  • Obat Herbal Terstandar (OHT): Bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah melalui uji pra-klinis pada hewan percobaan serta bahan bakunya telah distandarisasi.

  • Fitofarmaka: Tingkatan tertinggi obat herbal yang khasiat dan keamanannya telah dibuktikan secara ilmiah melalui uji klinis pada manusia serta proses produksinya memenuhi standar industri farmasi.

Manfaat Umum Tanaman Herbal

Beberapa tanaman herbal populer di Indonesia memiliki peran signifikan dalam menjaga kesehatan harian:

  • Kunyit: Mengandung senyawa kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan, efektif meredakan gangguan pencernaan dan nyeri sendi.

  • Jahe: Kaya akan gingerol yang bermanfaat menghangatkan tubuh, mengurangi mual, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

  • Temulawak: Sering digunakan untuk menjaga fungsi hati (hepatoprotektor) dan merangsang nafsu makan.

  • Meniran: Terbukti secara klinis membantu meningkatkan sistem imun (immunomodulator).